Just Translate it HERE

Sabtu, 13 Oktober 2012

Sistem Swing Trading

Apa itu Sistem Swing Trading?
Swing Trading adalah strategi bermain saham yang memanfaatkan volatilitas (gejolak) harga saham.
Swing Trader adalah sebutan untuk trader saham yang menggunakan sistem swing trading ini.
Swing Trader agak berbeda dengan Day Trader dalam segi aktivitas trading. Day Trader frekuensi trading sahamnya sangat agresif, dalam sehari bisa melakukan jual-beli saham berkali-kali sedangkan Swing Trader memantau momentum yang tepat untuk melakukan trading yang biasanya berdurasi 2-10 hari.
Keuntungan terbesar bagi Swing Trader adalah pada gejolak harga. Seperti kita ketahui harga saham tiap menit, tiap hari berubah-ubah akibat bid dan offer dari para pemain saham di bursa.
Swing Trader memanfaatkan gejolak harga tersebut secara maksimal dengan melakukan aksi beli pada saat harga swing naik dan melakukan aksi jual saat harga swing turun.
Swing Trader biasanya mencari saham-saham yang memiliki range trading yang cukup lebar seperti BUMI, ASII, AALI, BMRI, dll.

Apa yang membuat Swing Trading ini sangat populer di kalangan trader?
Swing Trading merupakan sistem trading yang sangat populer bagi pemain saham, foreX, option, dll.
Namun agar swing trading berjalan dengan baik diperlukan sistem trading yang efektif.
Sistem trading yang efektif paling tidak memuat dua komponen dasar dan penting yaitu identifikasi tren dan stop loss.
Salah satu aspek terpenting yang sulit diidentifikasi trader adalah menentukan tren. Sistem trading yang baik harus dapat mengidentifikasi tren dengan segera. Gagal mengetahui tren berarti malapetaka bagi seorang trader saham. Ingat selalu quote "Follow the Trend" (Ikuti Tren).
Stop Loss atau jual rugi juga merupakan salah satu komponen penting yang harus diketahui seorang trader. Banyak pemain saham biasanya melakukan jual-beli saham tanpa terlebih dahulu menyiapkan level cut loss yang siap ia tanggung apabila saham yang di beli tidak bergerak sesuai harapan. Sistem trading yang baik harus dapat dengan jelas memberikan level cut loss ini.
Pastikan sistem trading yang anda gunakan paling tidak mengandung dua komponen di atas.

Bagaimana Strategi Bermain Saham Dengan Swing Trading?
Tujuan menggunakan strategi Swing Trading adalah masuk posisi pada trading opportunity yang memberikan probabilitas keuntungan yang tinggi sesuai dengan arah tren.
Swing Trader biasanya jarang melakukan counter-trading (trading melawan tren). Dengan mengikuti tren kita mengikuti arah uang atau arah bandar. Mengikuti tren memperbesar peluang anda untuk mendapatkan profit besar.
Pada dasarnya ada 3 strategi dalam Swing Trading yaitu :
  1. Kenali Tren. Follow the Trend!
  2. Tunggu Pullback. Dalam suatu tren harga tidak selalu naik terus. Ada saatnya di mana saham akan pullback (koreksi sehat) sebelum melanjutkan kenaikannya. Swing trader yang baik biasanya menunggu momen pullback ini untuk melakukan aksi beli atau tambah posisi beli.
  3. Lakukan Trading.
Kelihatannya sederhana namun penting diingat, diperlukan disiplin yang tinggi untuk mengeksekusi sinyal beli dan terutama sinyal jual menurut sistem Swing trading ini.
Sistem Trading apapun yang anda gunakan pada akhirnya kembali pada disiplin, money management dan psikologi trader yang bersangkutan.

sumber :
http://www.saham.us/index.php/belajar-saham/sistem-trading/1237-sistem-swing-trading 

Rabu, 10 Oktober 2012

Istilah-istilah dalam Trading


Account history (riwayat rekening) – daftar transaksi dan kegiatran non-trading secara lengkap.
Ask – untuk sell pair tertentu
Base currency (mata uang dasar) – unit mata uang yang dimana sebuah rekening, saldo, biaya komisi dan pembayaran ditujukan dan dihitung.
Balance (saldo) – total hasil keuangan dari transaksi yang telah diselesaikan dengan sempurna dan setoran/penarikan ke/dari rekening.
Broker – orang tengah yang diantara trader dan perusahaan.
Broker – firma yang memberikan layanan pengkreditan dan dukungan trader.
Bid- untuk buy pair tertentu
Buy – mengharap pair tersebut naik untuk untung
Bulls – trader yang bergantung pada eskalasi nilai tukar mata uang.
Bull market – pasar yang cenderung menuju nilai tukar yang terus naik.
Bullish – pergerakan menaik secara mendadak
Bearish – pergerakan menurun secara mendadak
Client – pihak secara fisik maupun legal yang melakukan kegiatan dengan perusahaan.
Contract specifications (spesifikasi kontrak) – istilah trading yang paling utama (seperti spread, ukuran lot, kuantitas operasi trading minimal, perubahan volume operasi trading, pergerakan, margin awal, margin pengunci, dll) untuk setiap instrumen.
Currency pair (pasangan mata uang) – dua mata uang yang menyusun nilai tukar mata uang asing. Sebagai contoh, EUR/USD.
Dealing – perdagangan mata uang non-tunai.
Dealing center – perusahaan yang memberikan akses ke pasar uang.
Downward – pergerakan pasaran menurun
EA – Expert Advisor
Ebullion –mata uang dalam internet
Egold – mata uang dalam internet
Equity (Ekuitas) – bagian aman dari rekening klien, dengan mempertimbangkan posisi terbuka, yang terikat dengan saldo dan nilai pengambangan (keuntungan/kerugian) dengan rumus sebagai berikut: Balance (saldo) + Floating rate (nilai pengambangan) + Swap (pertukaran), yaitu dana yang tersedia di rekening klien dikurangi dari jumlah yang diperlukan untuk posisi terbuka, ditambah dengan pendapatan untuk posisi terbuka saat ini.
Exit profit – membolehkan posisi yang open tertutup secara automatik apabila terkena price yang anda set.(dalam keadaan untung )
Force major circumstances (Kejadian yang tidak terduga) – kejadian yang tidak dapat diramalkan atau dicegah. Yang meliputi: Bencana alam; perang; kegiatan terorisme; tindakan pemerintah, tindakan pihak pemerintah yang berwenang baik eksekutif maupun legislatif; serangan hacker, dan tindakan-tindakan lain terhadap server yang melanggar hukum.
Free margin(margin bebas) – dana, yang tidak digunakan untuk keamanan posisi terbuka. Dihitung dengan rumus sebagai berikut : Free Margin = Equity – Margin.
Fundamental analysis – teknik untuk meramal pergerakan pasaran berpandukan news (politik dan ekonomi)
Gap harga pembukaan pasar – terjadi ketika:
Harga Pembukaan pasar lebih tinggi dibanding harga penutupan pasar sebelumnya;
Harga pembukaan pasar lebih rendah dibanding harga penutupan pasar;
Hedging – operasi yang melindungi aset atau pasiva terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang asing.
Harga sebelum kutipan non-market – harga penutupan per menit, sebelum menit dengan kutipan non-pasar. Gap Harga - terjadi ketika:
Harga Penawaran sekarang lebih tinggi dibanding harga Permintaan sebelumnya;
Harga Penawaran sekarang lebih rendah dibanding harga Permintaan sebelumnya.

Intraday trade – perdagangan yang diarahkan pada perolehan keuntungan dalam satu hari.
Indicator – penunjuk dalam teknikal analisis
Lot Size (ukuran lot) – jumlah aset, produk, atau mata uang dasar yang ditentukan di dalam kontrak per satu lot.
Long - posisi pair yang dibeli.mengharap pair akan naik
Leverage margin – kadar modal anda dan jumlah kuantiti yang dibenarkan seperti 1:100
Margin (Batas) – Ekuitas wajib yang harus disetor oleh investor untuk menjamin posisi sama dengan 1% (ketika leverage - 1:100) dari setoran posisi terbuka.
Margin level (tingkat margin) – menentukan kondisi dari sebuah rekening. Dihitung dengan rumus sebagai berikut : (Equity/Margin )* 100%.
Market opening (pembukaan pasar) – pembukaan kembali perdagangan setelah akhir pekan, hari libur atau setelah interval istirahat selama sesi perdagangan.
Overbought – situasi dimana pasangan mata uang tersebut sudah terlebih dibeli dan kemungkinan besar akan jatuh .
Open position (posisi terbuka) – bagian pertama dari hasil transaksi secara lengkap; pada posisi pembukaan, klien memiliki kewajiban sebagai berikut:
- menutup trading terbalik dengan jumlah yang sama;
- mempertahankan ekuitas yang tidak kurang dari 10% dari margin yang diharuskan.
Pending order (pesanan tunggu) – klien menginstruksikan dealer untuk membeli atau menjual ketika harga mencapai level pesanan. .
Pips (points) – unit harga terkecil untuk mata uang asing, juga disebut dengan points.
Pair – pasangan mata uang .contoh EU(euro/usd),GJ (gbp/jpy)
Pivot – pergerakan mata uang yang tidak jauh dari titik asal dan kembali semula
Platform – software yang digunakan untuk forex trading contoh metatrader,streamster, fx trading station 2.
Range (kisaran) – jarak antara tingkat dukungan dan tingkat penolakan.
Resistance level (level penolakan) – batas tertinggi saluran.
Support level (level dukungan) – batas terendah saluran.
Sell – mengharap pair tersebut jatuh untuk untung
Short- posisi pair yang dibeli.mengharap pair akan jatuh
Spread – perbedaan mata uang yang akan dibeli dengan harga pasaran terkini
Stop loss - membolehkan posisi yang open tertutup secara automatik apabila terkena price yang anda set.(dalam keadaan rugi )
Swap – sumber daya uang yang dikurangi atau ditambahkan ke rekening klien untuk meloloskan posisi dalam satu malam.
Spread – perbedaan pip antara harga Penawaran dan harga Permintaan.
Scalping – teknik mengambil pips sedikit demi sedikit
Swift – kode bank
Swap – kos tambahan akibat penangguhan urus niaga
TF (time frame) – kadar masa untuk membuat analisis menggunakan indicator. Setiap indicator menggunakan TF yang sesuai 
Trend lines (garis trend) – Garis ini berupa garis lurus, dengan kemiringan positif, yang digambarkan pada grafik melewati titik-titik rendah ketika kecenderungannya naik, dan dengan kemiringan negatif, yang digambarkan pada titik-titik tinggi ketika kecenderungannya menurun. Garis ini menentukan trend saat ini. Garis trend biasanya memberikan sinyal terhadap perubahan kecenderungan.
Ticker – nomor identifikasi khusus yang diberikan setiap posisi pembukaan atau pesanan tunggu di dalam platform trading
Trading operation (Transaksi trading) – ketika Klien membeli atau menjual instrumen apapun.
Trading platform – sekumpulan software dan sumber daya teknis yang mendukung informasi trading pasar keuangan yang diterima secara real time; memproses transaksi trading, mempertimbangkan kewajiban timbal balik antara klien dan dealer, dan memperhatikan kondisi dan batasan-batasan. Menyesuaikan dengan peraturan saat ini, trading platform terdiri dari terminal “Server” dan terminal “Klien”
Transaction (Transaksi) – kegiatan perdagangan dimana sumber daya uang bergerak dari mata uang dasar ke mata uang yang diminta dan sebaliknya.
Trader – orang, yang berdagang mata uang pada pasar Forex untuk mendapatkan keuntungan.
Trend – arahan pergerakan harga secara umum.
Trailing stop – membolehkan anda menutup posisi yang untung sebelum menjadi rugi semula.
Technical analysis – teknik untuk meramal pergerakan pasaran berpandukan sejarah ,trend dan indicator
Upward –pergerakan pasaran menaik
Wiretransfer – pemindahan uang terus ke akunt bank

Sumber :
http://ajibpengejarmimpi.blogspot.com/2012/03/istilah-istilah-dalam-trading.html 

Minggu, 07 Oktober 2012

Belajar Sukses dari Orang Sukses



Lukman Hakim Tanjung dalam acara Talkshow yang bertemakan "Ketika Sukses datang lebih Awal" yang diadakan Forum Mahasiswa Islam (FMI) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIE BI) yang berlangsung  pada hari Minggu 6 Oktober 2012 mengemukakan beberapa hal sebagai berikut

  •  Untuk menjadi trader harus memiliki ketertarikan atau minat yang tinggi, harus exited, interest, dan senang dalam pelaksanaannya
  • Semakin banyak bertanya maka semakin banyak referensi yang bisa diterima, dan semakin banyak mencoba semakin kita bisa memahami pola konsep atau formula yang akan kita pakai
  • Dalam hal ini bapak Lukman menggunakan sistem averaging dan insting yang biasa dia sebut dengan Lukman Analisis
  • Kerugian pertama itu adalah awal kesuksesan trading selanjutnya
  • Kalau ingin berhasil bermain saham, batasin resiko lossnya